METODE PENELITIAN KUALITATIF BAG. B
Haloo haloo guysss ~~
Gimana nih puasanya, lancar? Bdw beberapa hari belakangan ini kota palembang dilanda hujan yang cukup deras, hal ini ngebuat sebagian tempat mengalami banjir. Bagi teman teman yang tinggal di kota palembang, dirumahnya ada yg kebanjiran ngak? Semoga kita semua tetap berada dalam lindungan tuhan..
Minggu kemarin dalam blog saya, saya menjelaskan tentang materi yang terdapat dalam Mata kuliah metode penelitian kualitatif.. dannnn bukan hanya kemarin aja, hari ini juga saya akan membahas tentang Mata kuliah tersebut. Temen temen jangan bosen ya baca blog dari saya, karena insyaallah blog dari saya akan bermanfaat bagi kalian, terutama bagi para mahasiswa. Nahh buat temen yang penasaran hari ini saya mau menjelaskan tentang apa, yukkk langsung aja di baca ya hehe
1. Konstruksi Realitas Sosial
Konstruksi realitas sosial adalah proses sosial melalui tindakan dan interaksi dimana individu menciptakan secara terus menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersamaan secara subjektif.
Saat ini, ada tiga macam bentuk konstruktivisme yakni
1. Konstruktivisme radikal : hanya dapat mengakui apa yang dibentuk oleh pikiran kita
2. Realisme hipotesis : pengetahuan adalah sebuab hipotesis dari struktur realitas yang mendekati realitas dan menuju kepada pengetahuan yang hakiki
3. Konstruktivisme biasa : mengambil semua konsekuensi konstruktivisme dan memahami pengetahuan sebagai gambaran daru realitas itu
Jika kita telaah, terdapat beberapa asumsi dasar dari teori teori konstruksi sosial burger dan luckman. Adapun asumsi asumsinya adalah sebagai berikut :
1. Realitas merupakan hasil ciptaan manusia kreatif melalui kekuatan konstruksi sosial terhadap dunia sosial di sekelilingnya
2. Hubungan antara pemikiran manusia dan konteks sosial tempat pemikiran itu timbul, bersifat berkembang dan dilembagakan
3. Kehidupan masyarakat itu dikonstruksikan secara terus menerus
4. Membedakan antara realitas dengan pengetahuan
2. Fenomenologi
Saat ini, fenomenologi dikenal sebagai disiplin ilmu yang kompleks, karena memiliku metode dan dasar filsafat yang komprehensif dan mandiri. Fenomenologi juga dikenal sebagai pelopor pemisah antara ilmu sosial dari ilmh alam yang mempelajari struktur tipe tipe kesadaran yang dinamakan dengan "kesenjangan"
1. Fenomenologi sebagai metode penelitian
Sebagai metode penelitian fenomenologi adalah cara membangun pemahaman tentanf realitas. Pemahaman tersebut dibangun dari sudut pandang para aktor sosial yang mengalami pristiwa dalam kehidupannya.
Tahapan tajalan penelitian fenomenologi yang dikemukakan oleh Hursserl :
A. Epoche
B. Reduksi fenomenologi
C. Variasi imajinasi
D. Sintetis makna dan esensi
Prinsip dasar fenomenologi :
A. Pengetahuan ditemukan secara langsung dalam pengalaman sadar
B. Makna benda terdiri atas kekuatan benda dalam kehidupan seseorang
C. Bahasa merupakan kendaraan makna
3. Dramaturgi
Teori dramaturgi menjelaskan bahwa identitas manusia adalah tidak stabil merupakan setiap identitas tersebut dan bagian kejiwaan psikologi yang mandiri
Teori dramaturgi adalah teori yang menjelaskan bahwa interaksi sosial dimaknai sama dengan pertunjukan teater atau drama di atas panggung. Manusia adalah aktor yang berusaha menggabungkan karakteristik personal dan tujuan kepada orang lain melalui pertunjukan dramanya sendiri. Berikut beberapa pendapat kalangan interaksi simbolik yang dapat menjadi pedoman pemahaman :
1. Manusia berbeda dari binatang, manusia ditopang oleh kemampuan berpikir
2. Kemampuan berpikir dibentuk melalui interaksi sosial
3. Dalam interaksi sosial orang mempercayai makna dan simbol
4. Makna dan simbol memungkinkan orang melakukan tindakan dan interaksi khas manusia
5. Orang mampu mengubah makna dan simbol yang mereka gunakan dalam tindakan dan interaksi berdasarkan tafsiran mereka terhadap situasi
Dramaturgi menekankan dimensi ekspresif atau impresif aktivitas manusia, yakni bahwa kegiatan manusia terdapay dalam cara mereka mengkekspresikan diri dalam interaksi dengan orang lain yang juga eksprensif.
Kelemahan dari teori dradaturgi adalah teori ini tidak dapat mendukung pemahaman dalam tujuan sosiologi yakni kekuatan kemasyarakatan. Selain itu teori ini terlalu condong kepada positivisme
Nahhh segitu dulu blog dari saya tentang Metode penelitian komunikasi kualitatif. Semoga menambah pengetahuan kalian guys, dimusim pancaroba saat ini jangan lupa tetap jaga kesehatan ya guys, agar puasa kali ini dapat di jalani dengan khusyu.. okee sampai jumpa di blog aku yg lain, see youuu guysssss :)